Belajar Cinta Dari Alfiyyah Part 2
Beberapa hari yang lalu saya sdh memosting bait Alfiyah yg memotivasi bagi org yg susah untuk Move On. Kali ini sy akan menshaer tentang Bgaimana seseorng yg seharusnya dilakukan saat jatuh cinta.
Taukah anda maksud Cinta Dalam Diam??
Yapss, Membahas "Cinta Dalam Diam" saya teringat Nadhom Alfiyyah Ibn Malik
ويرفع الفاعل فعل أضمرا # كمثل زيد في
جواب من قرأ
#terkadang fa’il dapat marfu’ oleh fi’il yang disimpan.
# seperti pengucapan “zaid”, ketika menjawab pertanyaan “siapa yang membaca"?
Bait nomor 229 yg ada pada bab "al-Făil" ini meng aksiologikan bahwa
Adakalanya orang jatuh cinta namun memilih untuk menyimpan sejenak perasaan itu, bukan karena takut kalau di tolak atau apa, namun lebih kerena dia menganggap bahwa cinta untuk saat ini hanyalah sebuah keinginan yg belum mencapai tingkat kebutuhan.
Namun bukan berarti dia melupakan cinta tersebut, dia tetap mencinta namun dg cara yg samar. Karena mungkin dia berfikir jauh kedepan, mempersiapakan diri sebaik mungkin agar dia menjadi sosok yang pantas.
Lebih tepatnya dia mencinta dengan cara yang berbeda, namun indah.
Karena cinta bukan hanya sekedar tentang merasa nyaman, namun lebih kepd memberi rasa nyaman. Cinta bukan hanya menerima, tapi memberi dan memberi.
#alfiyyahibnumalik
#bait229
#santrimenoro
#mahasiswauinjogja
#jogjaistimewa
Belajar Cinta Dari Alfiyyah Part 2
Reviewed by Belajar Membaca
on
Februari 05, 2017
Rating:
Reviewed by Belajar Membaca
on
Februari 05, 2017
Rating:


Tidak ada komentar